- See more at: http://blog-rangga.blogspot.com/2013/05/cara-membuat-gambar-berputar-dan_17.html#sthash.0e66RoLT.dpuf
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Tampilkan postingan dengan label Keamanan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keamanan Komputer. Tampilkan semua postingan

Pembahasan Seputar Spyware


Maaf ya sob.. sudah satu bulan saya tidak postingan, mungkin karena kesibukkan dalam pekerjaan, jadi sekarang saya kembali men-share pengetahuan seputar kemanan komputer, dalam topik ini saya membahas seputar Spyware.  Karena masih banyak juga sobat yang belum tahu atau binggung apa itu Spyware.

Spyware adalah program yang terinstal di dalam sistem komputer, dan mampu mengumpulkan berbagai informasi tentang (milik) user dan kemudian mengirimkan informasi tersebut ke lokasi tertentu. Semua hal di atas dilakukan tanpa sepengetahuan user. Dalam lingkungan internet sering disebut spybot atau tracking-software.

Yang mirip atau sering dianggap sama adalah yang disebut adware, yaitu sebuah software yang melayani iklan atau banner suatu barang produksi. Adware ini melakukan kontrol atas tampilan suatu iklan, yaitu kapan dan berapa lama harus muncul di desktop user.

Sering juga spyware (keylogger) sengaja dipasang oleh suatu perusahaan guna memantau karyawannya dalam penggunaan komputer. Atau ada juga "spyware" yang dipasang sepengetahuan user dengan persetujuan tertentu, yang seperti ini tidak disebut sebagai spyware.

Histori Spyware
Biasanya spyware masuk ke dalam sistem komputer melalui proses download atau instalasi suatu freeware, shareware dan (kadang) retail-software. Mengapa bisa demikian? Para produsen software pasti memerlukan biaya tak sedikit untuk membuat sebuah software termasuk untuk kemudian memasarkannya baik dalam bentuk retail, share bahkan free software. Memang ada juga disebutkan bahwa suatu software tidak memuat spyware, tetapi bisakah kita memastikan hal ini ?

Karena kondisi di atas, kemudian perusahaan memasukkan spyware (dan atau adware) ke dalam produk software-nya dengan alasan menekan biaya produksi. Hasil kerja spyware yang berupa informasi tentang user ini (tentang situs yang sering dikunjungi, preferensi belanja user, alamat email, dll) bisa dijual ke perusahaan lain sebagai sebuah data-pasar. Hasilnya digunakan produsen untuk menekan biaya produksi softwarenya (sehingga kita bisa menikmati suatu Share atau Free-software).

Spyware terinstal tanpa seijin user, benarkah ? Ketika user men-download atau menginstal suatu share/freeware, biasanya akan disodorkan EULA - End User License Agreement (lembar persetujuan) yang JARANG dibaca oleh user, dan langsung memberi cekmate "Agree/Accept/Setuju" - sekali lagi tanpa membaca EULA tsb. Nah, lembar persetujuan (yang sudah kita "tanda-tangani") ini menjadi legitimasi bagi produsen untuk tindakan menempelkan & meng-instalspyware (adware) pada software-nya.

Kadang dalam EULA tercantum ketentuan yang "tidak sepele", contohnya dalam EULA Windows-XP ada kalimat ... “You specifically agree not to export or re-export the SOFTWARE PRODUCT (or portions thereof): (i) to any country subject to a U.S. embargo or trade restriction; (ii) to any person or entity who you know or have reason to know will utilize the SOFTWARE PRODUCT (or portions thereof) in the design, development or production of nuclear, chemical or biological weapons…”
Saya yakin, Anda belum pernah membacanya (28-hlm), meski barangkali sudah puluhan kali meng-instal Windows XP ke dalam komputer.

Beberapa perusahaan keberatan atas sebutan spyware, akhirnya muncul sebutan PUP (Potentially Unwanted Program / program yang potensial tidak diinginkan). Sekarang istilah ini banyak digunakan oleh produsen Antivirus untuk mengganti sebutan terhadap spyware.

Sifat sifat Spyware
Dalam banyak hal, Spyware berbeda dengan malware lain seperti Virus, Worm, Trojan dll.

  1. Kehadiran Spyware sulit dideteksi, biasanya bersamaan saat user men-download suatu program freeware ataushareware.
  2. Spyware mengumpulkan informasi penting milik user, dan mengirimkannya ke tempat lain.
  3. Informasi yang dikumpulkan dan dikirim oleh spyware tidak dapat dikontrol oleh user.
  4. Spyware mampu menghindar dari sistem security yang sederhana, sehingga tidak terdeteksi.
  5. Spyware tidak (jarang) menimbulkan kerusakan pada dokumen milik user, meski kadang merubah beberapa file sistem Windows.
  6. Spyware tidak menduplikasi atau replikasi dirinya.
  7. Aktifitas yang intensif bisa menyerap resource cukup besar (RAM & Processor), dan berakibat menurunnya performa sistem.
  8. Mampu merubah setting koneksi internet maupun browser, dan berakibat melambatnya koneksi, atau selalu mengarahkan user ke suatu situs tertentu.
  9. Kadang spyware ini juga membawa suatu fake-software. Ini tentu akan semakin merepotkan user.
  10. Masalah terbesar dari spyware adalah sulit dihapus (uninstal), kalaupun bisa, tidak akan tuntas, artinya masih meninggalkan banyak sisa code pelacak (tracker code) di dalam sistem komputer.

Pencegahan Infeksi Spyware

Spyware memang menjadi keprihatinan publik internet, khususnya berkenaan dengan privasi user. Tindakan untuk menangkal spyware terletak pada kewaspadaan user sendiri.


  • Berhati-hati dalam men-download dan instalasi suatu software (free dan shareware). 
  • Tidak asal mengambil sesuatu yang ditawarkan di situs internet. 
  • Cermat dalam memilih opsi saat instalasi suatu software (jangan asal meng-klik tombol Next). 
  • Gunakan antivirus/antispyware yang baik untuk scanning spyware secara berkala di komputer. 

Sumber: dari berbagai sumber di internet


.



Apa Itu Trojan Horse



Sejarah Trojan Horse 
 
Sosmiadi.com - Untuk Anda yang pengin tahu apa itu Trojan Horse, mari kita pelajari terlebih dahulu sejarah dari nama Trojan Horse itu sendiri. Nah sejarahnya Nama Trojan Horse berasal dari sejarah Yunani Kuno dimana terjadi peperangan antara bangsa Yunani dengan Troy selama lebih dari 10 tahun. Penyusup dari Yunani dipanggil Sinon menawarkan hadiah Trojan yang berbentuk Kuda dari kayu berukuran besar dan berhasil mengyakinkan Troy bahwa Kuda Kayu (Trojan) tersebut dapat memberi kekuatan abadi kepada bangsa Troy.

Setelah Kuda Kayu tersebut masuk ke kota Troy , tidak disangka telah banyak pasukan Yunani yang bersembunyi di dalamnya, Yunani berhasil melumpuhkan dan membakar habis kota Troy dari dalam.
Kisah tersebut mengilhami para hacker untuk menciptakan “penyusup” ke komputer orang lain yang disebut dengan Trojan Horse. Daniel Edwards dari National Security Agency (NSA) yang diakui mencetuskan istilah Trojan Horse untuk program jahat yang menyelinap dalam komputer korban.

Trojan Horse dalam dunia IT

Trojan Horse (Kuda Troya), Trojan Horse bukanlah sebuah virus, karena Trojan Horse tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan diri. Namun demikian, Trojan Horse tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan virus. Trojan Horse umumnya dikemas dalam bentuk sebuah software yang menarik. Namun dibalik daya tarik software tersebut, tersembunyi fungsi lain untuk melakukan perusakan.
Misalkan saja software Keygen /key generator atau software pencari Serial Number(SN)/ kunci, nah tentunya kita tertarik bukan untuk menjalankan software tersebut? Karena kadang-kadang software meminta kita melakukan registrasi dengan memasukkan SN utuk menghilangkan masa trialnya. Pengguna komputer yang mendapatkan file yang telah mengandung Trojan Horse ini umumnya akan terpancing untuk menjalankannya yah Karena daya tarik tadi. Akibatnya tentu fatal, karena dengan demikian si pengguna telah meenjalankan rutin-rutin perusak yang siap menebar bencana di komputernya.

Trojan bisa berupa program perusak maupun  program kendali. Contoh trojan misalnya kaHt, Back Orifice dan Netbus. Apabila korban telah terkena salah satu dari program ini maka apabila korban terhubung ke jaringan atau internet, si pengirim trojan dapat mengendalikan komputer korban dari jauh, karena trojan membuka port-port tertentu agar komputer dapat diremote, bahkan tidak mustahil untuk mematikan atau merusak dari jauh. Itu sama halnya dengan penduduk kota Troy yang terlambat menyadari bahwa kota mereka sudah di masuki oleh tentara musuh.

Cara kerja Trojan Horse

Trojan masuk melalui dua bagian, yaitu bagian client dan server. Jadi hacker kadang harus berjalan menanamkan trojannya di komputer korban ataupun memancing agar sang korban mengeksekusi/membuka file yang mengandung Trojan, namun ada juga Trojan yang langsung menginfeksi korbannya hanya dengan berbekal ip korban misalnya Kaht. Ketika korban (tanpa diketahui) menjalankan file yang mengandung Trojan pada komputernya, kemudian penyerang akan menggunakan client untuk koneksi dengan server dan mulai menggunakan trojan. Protokol TCP/IP adalah jenis protokol yang umum digunakan untuk komunikasi. Trojan dapat bekerja dengan baik dengan jenis protokol ini, tetapi beberapa trojan juga dapat menggunakan protokol UDP dengan baik.

Ketika server mulai dijalankan (pada komputer korban), Trojan umumnya mencoba untuk menyembunyikan diri di suatu tempat dalam sistem komputer tersebut, kemudian mulai membuka beberapa port untuk melakukan koneksi, memodifikasi registry dan atau menggunakan metode lain yaitu metode autostarting agar trojan menjadi otomatis aktif saat komputer dihidupkan. Trojan sangat berbahaya bagi pengguna komputer yang tersambung jaringan komputer atau internet, karena bisa jadi hacker bisa mencuri data-data sensitif misalnya password email, dial-up passwords, webservices passwords, e-mail address, dokumen pekerjaan, internet banking, paypal, e-gold, kartu kredit dan lain-lain.  Semoga bermanfaat....

Untuk mengetahui cara kerja trojan Horse ini secara lengkap silahkan  downlod disini file pdf



SUMATERA EKSPRES L.P.6